Head LineKomunitasPemda

BUPATI ANNE : “SELAMA PSBB, 10 RIBU KK DI ENAM KECAMATAN MENDAPAT BANTUAN BERAS 10 Kg.”

BANSOS DARI PEMKAB Rp 500 RIBU PER KK UNTUK 12 RIBU KELUARGA, JUGA DIBAGI HARI INI

PURWAKARTA (eNPe.com) – Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menurut Bupati, setiap KK di enam Kecamatan mendapat bantuan beras 10 Kg. Total keluarga yang mendapat bantuan ini sebanyak 10 ribu keluarga.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyatakan hal itu kemarin (4/5/20) kepada sejumlah media masa. “Kita usahakan secepatnya sudah bisa didistribusikan ke warga,” jelas Anne.

“Bansos dari Pemkab ini disediakan Rp 24 miliar. Nanti 12 ribu KK akan mendapat uang tunai Rp 500 ribu selama empat bulai mulai Mei 2020.” (Sekda Pemkab Purwakarta Iyus Permana).

Beras ini, ujar Bupati berasal dari Bulog. “Bantuan ini buat warga yang terdampak kebijakan PSBB,” jelas Anne.

Bantuan pangan ini, menurut Bupati, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat. “Khususnya yang ada di enam Kecamatan yang diberlakukan PSBB,” jelas Bupati. Keenam Kecamatan itu adalah Kecamatan Purwakarta Kota, Kecamatan Campaka, Kecamatan Cibungur, Kecamatan Babancikao, Kecamatan Pesawahan dan Kecamatan Jatiluhur..

Pemkab Purwakarta, menurut Ambu sapaan akrab Anne, telah mencadangkan beras 100 ton. “In sha Allah siap disalurkan ke masyarakat,” jelasnya.

“Ada cadangan 100 ton beras yang kami simpan di Bulog dan siap disalurkan ke masyarakat saat pelaksanaan PSBB nanti,” ujar Anne.

Sekarang, jelas Bupati, pihaknya sedang mendata warga yang berhak menerima bantuan beras ini. “Yang mendapat beras adalah warga yang belum menerima BLT dari DD atau Bansos dari Pemkab Purwakarta,” jelas Ambu.

Anne menambahkan, dari Provinsi juga ada bantuan sembako. Saat ini, menurutnya,”Kami tinggal menunggu daftar penerima dalam bentuk nama dan alamat dari Provinsi yang belum turun,” jelasnya.

BANSOS DARI PEMKAB DIBAGI HARI INI

Di tempat terpisah, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Pemkab Purwakarta Iyus Permana menyatakan Bansos dari Pemkab sebesar Rp 500 ribu per KK akan mulai dibagikan hari ini.

“Bansos ini bersumber dari APBD sebesar Rp 24 miliar. Ini untuk 12 ribu KK. Kita targetkan Bansos ini sudah dibagi ke masyarakat sebelum berlaku PSBB,” jelas Sekda Pemkab Purwakarta ini.

Menurut Iyus, Bansos ini ditujukan kepada masyarakat kurang mampu, selama empat bulan mulai Mei sampai Agustus 2020. “Bantuan ini diberikan secara langsung kepada warga dalam bentuk uang tunai. “Jadi tidak dalam bentuk sembako,” jelasnya. (nur/PU).

9 Comments

  1. Bagaimana dengan nasib kami perantau yang tidak bisa pulang, sedangkan kami sudah tidak bekerja lagi sejak akhir bulan april lalu…. Pendataan dari aparat rt atau rw belum ada atau tidak ada….bahkan terkesan tidak perduli, Bukan minta rasa iba dan kasihan tapi kami butuh perhatian…karena kami tidak punya sanak keluarga disini…

  2. Di Desa Nagrak Kecamatan Darangdan yang dapat orang kaya/mampu sebaliknya yang miskin dan para jompo banyak yang tidak dapat bantuan.
    Malahan ada aparatur desa yang dapat bantuan.

  3. Abi warga purwakarta ti KP. Pasirkarang RT022/011 KEC. Maniis .. abi ilham ges rumah tangga boga anak 1 KK boga biasa kuli di jakarta . Ngan ayna ges 7 minggu nte bisa kuli ka jakarta karna dampak copid19 .. emang ges nepi bansos ka lembur abi tapi naha anu menang na kalah dulur na RT hungkul . Sementara abi oge anu jelas benang ku dampak copid19 kalah nte menang nanaon ..
    no kk.3214072810160002 . Tah no kk abi coba pangalurusken kumha ieh bansos teh .da laporan ka aparat setempatmah kalah berbelit belit.. no hp abi.081932622246

  4. Klo da psbb d cibungur gimna nasib kita,,, jualan sepi mo man pa coba,,, jualan tekor terus,, tolong but ani saya pen jual gorengan d rs. Siloam deket ratio dpn alfa midi🙏

  5. Yang terkena dampak akibat korona itu bukan hanya orang yg kurang mampu aja tp hampir semua kecuali pns, guru dll yg digajih wlpun bekerja di rmh juga, kalo model suami saya buruh kontrak yg di rumah kan tanpa gajih karna bayaran nya harian kalo ga kerja ya ga dapet bayaran dan anak saya pun ikut di rumah kan alias phk yg kerja di bioskop cgv sadang..jdi saat adanya korona ini pda di rumah semua tanpa ada yg kerja..saya pun tdi nya berpenghasilan dari panggungan hiburan orgen kini batal semua karna dilarang ada keramaian..nah nasib keluarga saya pun kena dampak semua tp gda bantuan dari mna pun juga ktp dan kk juga udah pernah di kasih ke rt tp malah di abaikan kmaren ada petugas desa pun hanya lewat aja pasang stiker di rmh klrga nya rt aja yg lain di lewat..hrus nya klo nge data itu dor to dor lngsung karna yg kena dampak covid itu bnyak bkn cma 1 atw 2 org saja tp hmpir 70%

  6. saya ngontrak dikontrakan orang lain gak dapat sama sekali laporan ke Rt di kTP sendiri alasannya tinggal harus lapor ke rt yg dikontrakan, berbelit belit tanggapan rtnya,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close