BisnisHead LineKriminalPemda

BUPATI ANNE MEMBERI ANGGARAN KE MASJID AGUNG BAING YUSUF HANYA Rp 325 JUTA SEMENTARA KE TAJUG GEDE CILODONG Rp 22,3 MILIAR

ALOKASI ANGGARAN DARI DINAS TATA RUANG DAN PERMUKIMAN APBD 2020

PURWAKARTA (eNPe.com) – Bupati Anne Ratna Mustika, pada APBD 2020 memberi anggaran kepada Masjid Agung Baing Yusuf hanya Rp 325 juta, sementara alokasi anggaran yang digelontorkan ke Tajug Gede Cilodong Rp 22,3 miliar. Satu aktivis antikorupsi menyatakan bahwa kebijakan anggaran Bupati diskriminatif dan jauh dari rasa keadilan buat ummat Islam Purwakarta.

Data yang diperoleh media ini menyebutkan alokasi anggaran APBD 2020 untuk Tajug Gede Cilodong ini ada di Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim). Kepala Dinas Tarkim Pemkab Purwakarta dijabat oleh Agung Wahyudi.

ALOKASI APBD PADA TAJUG GEDE CILODONG T.A. 2020 (Sumber : Dinas Tata Ruang dan Permukiman Pemkab Purwakarta)

KODE REKENING JENIS KEGIATAN DISTARKIMBESARAN
1.04.1.03.02.30.162PEMBANGUNAN NYAI POHACIRp 7 MILIAR
1.04.1.03.02.30.162 PEMBANGUNAN DIORAMA SEJARAH ISLAM INDONESIARp 3 MILIAR
1.04.1.03.02.30.162 PEMBANGUNAN DIORAMA KERAMIKRp 3 MILIAR
1.04.1.03.02.30.162 PEMBANGUNAN PENDOPORp 3 MILIAR
1.04.1.03.02.30.162 PENATAAN AREAL TAMAN GIRI HARJARp 3,197 MILIAR
1.04.1.03.02.30.167 PEMELIHARAAN TAJUG GEDE CILODONGRp 2,38 MILIAR
1.04.1.03.02.30.167 PENGAWASAN PEMELIHARAAN TAJUG GEDE CILODONGRp 50 JUTA
1.04.1.03.02.30.167 PERENCANAAN PEMELIHARAAN TAJUG GEDE CILODONGRp 50 JUTA
1.04.1.03.02.28.144 PEMELIHARAAN TAMAN CILODONGRp 200 JUTA
1.04.1.03.02.28.152PEMELIHARAAN TAMAN TAJUG GEDERp 100 JUTA
1.04.4.01.03.49.19 PEMBERDAYAAN MASJID AGUNG DAN TAJUG GEDE CILODONGRp 650 JUTA
T O T A LRp 22,63 MILIAR

Dari data itu, alokasi sebesar Rp 22,3 miliar, sebesar Rp 19 miliar untuk pembangunan beberapa program fisik, sisanya sebesar Rp 3,3 miliar digunakan untuk pemeliharaan.

Sayang Agung sangat tertutup soal pengalokasian anggaran yang di digelontorkan ke Tajug Gede Cilodong ini. Sementara Kabid Tata Bangunan Distarkim Pemkab Purwakarta Muhtar Jalaluddin pelit memberi penjelasan rinci.

“Khusus yang Nyai Pohaci saya pastikan tidak ada bangunan patungnya,” jelas Muhtar, beberapa waktu lalu. Ia mempersilahkan penjelasan lebih rinci ke Kepala Dinas langsung.

Sebelumnya, proses pembangunan Tajug Gede Cilodong sejak awal penuh masalah. Hingga kini dugaan korupsi dana pembangunan Tajug Gede Cilodong masih menyisakan tanya kepada publik.

“Pembangunan Masjid mestinya bersih dari kepentingan apapun, sangat disayangkan sampai sekarang masih menyisakan banyak dugaan kasus korupsi.” (Ketua KMP Zaenal Abidin).

Ketua Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) Munawar Cholil menegaskan KPP akan mengkaji secara hukum pembangunan Tajug Gede itu. “Kita ingin tahu apakah dalam proses pembangunan itu ada regulasi yang dilanggar, ada penyalahgunaan wewenang oleh Bupati dan apakah ada kerugian negara,” jelas Cholil beberapa waktu lalu.

ANGGARAN YANG DISKRIMINATIF

Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) Zaenal Abidin menyatakan melihat politik angaran pada APBD 2020, membuktikan bahwa Bupati tidak paham mana yang prioritas mana yang tidak. “Apalagi kalau melihat alokasi anggaran ke Masjid Agung dan Tajug Gede Cilodong, makin diskriminatif dan tidak adil,” jelasnya.

Pihaknya sangat menyayangkan kebijakan ini. “Masjid Agung Baing Yusuf itu ada di depan mata Anne, mestinya alokasi anggarannya proporsional,” jelasnya.

Terkait digaan korupsi di Tajug Gede Cilodong, ZA sapaan Zaenal menyatakan KMP sudah mengkaji aspek hukum pembangunan Tajug itu. “Terutama pada pembangunan awal-awal, bakal banyak pejabat yang terseret kasus ini,” jelasnya. (bay/KDR).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close