Head LinePemdaPolitik

BUPATI ANNE – HAJI AMING PECAH KONGSI

SUDAH TIGA BULAN H AMING DIDUGA TIDAK DIUNDANG RAPIM

PURWAKARTA (eNPe.com) – Politik itu sadis dan bengis. Setelah dalam Pilkada H. Aming menggelontorkan dana sedikitnya Rp 16 miliar, kini nasib Wakil Bupati Purwakarta ini laiknya habis manis sepah dibuang. Kongsi antara Bupati Anne Ratna Mustika dengan Wakilnya pecah berkeping-keping gara-gara takut tersaingi.

“Setiap kali Bupati menggelar Rapim, sudah tiga bulan Wakil Bupati tidak diundang. Padaghal dia Wakil Bupati. Ini kita sayangkan. Apalagi semua orang tahu, pembiayaan Pilkada mayoritas dari Haji Aming,” jelas satu staf ahli di Pemkab Purwakarta yang tahu persis perseteruan antara Bupati dengan Wakilnya ini. Ia menurutkan kepada eNPe.com beberapa waktu yang lalu.

WAKIL BUPATI HAJI AMING NAIK TOWER UNTUK MENCEGAH AKSI BUNUH DIRI IS YANG MEMBAWA ANAKNYA….. LANGKAH H AMING SEPERTI INI YANG DITAKUTKAN OLEH BUPATI.

Masih menurut sumber itu, kejadian ini berawal ketika H. Aming diduga dilarang melakukan apapun oleh Suami Anne, Dedi Mulyadi. “Tapi H Aming melawan karena dia tipikal orang yang tidak bisa diam,” jelasnya.

DM, sapaan akran Dedi, juga diduga telah melarang H Aming membuat up date status di Medsos. “Jadi sangkin takutnya kalah populer, sampai untuk urusan Medsos pun diatur-atur,” jelasnya.

Apalagi, masih menurut sumber yang sama, H Aming malah rajin kontrol kerjaan di Dinas-Dinas. “Ini yang membuat suasana panas. Karena H Aming ingin proyek berjalan wajar, tidak ada KKN lagi. Pernah H Aming memergoki permainan tender. Ini gaya lama yang ingin dihidupkan lagi,” jelasnya.

DM DAN ANNE DITANTANG BICARA EMPAT MATA

Kini kondisi H. Aming ditekan dari segala arah, jelasnya. “Intinya, semua kepala Dinas yang pro Anne membuat Aming tidak betah. Tapi H. Aming santai saja. Dia mau belajar, sekarang pak Haji juga sedang kuliah S1 di Bandung,” jelasnya.

Pernah satu saat, menurutnya, H Aming menantang untuk bertemu empat mata baik dengan Anne maupun DM. “Tapi hingga kini pertemuan itu tidak pernah terjadi. Kayaknya mereka menghindar,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, masih menurut sumber yang sama, Aming akan menantang mereka bahwa H Aming siap mundur asal itung-itungannya jelas. “Biaya kampanye minimal kembali …. Biar jelas itung-itungannya,” tutur sang sumber.

Sepanjang pengamatan media ini, H. Aming memang rajin sidak ke dinas yang terkait dengan pembangunan fisik. Langkah itu, menurut kolega dekat Aming yang lain, agar proyek berjalan lebih transparan. “Pak Haji ingin ada perbaikan dalam transparansi anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, baik Bupati Anne Ratna Mustika maupun suaminya Dedi Mulyadi, ketika dikonfirmasi melalui SMS enggan menjawab. SMS yang terkirim hanya dibaca saja.

Sementara itu, H Aming ketika dikonfirmasi melalui saluran whatsapp hanya tertawa saja. “Akh itu tidak benar. Kami selama ini baik-baik saja,” jelas H. Aming.

Menurutnya, yang dibutuhkan Purwakarta sekarang adalah seorang pejabat yang dekat dengan rakyat dan berani mengambil langkah untuk menegakkan transparansi anggaran,” jelas pak Wakil sambil menjelaskan baru sembuh dari sakit selama satu minggu akibat kelelahan. (ril/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *