Head LinePemda

BUPATI ANNE DAN LIMA WARGA DIGUGAT PIDANA DAN PERDATA OLEH SUPARMAN, AKIBAT MENYEBAR BERITA BOHONG SOAL CORONA DAN INTIMIDASI

DUA POSITIF CORONA DAN SEMBILAN PDP DINYATAKAN SEMBUH

PURWAKARTA (eNPe.com) – Suparman, mantan warga Purwakarta yang merasa teraniaya akibat statusnya sebagai pasien positif Corona akhirnya telah menggugat secara pidana lima warga Purwakarta. Mereka, menurut Suparman, telah menyebar berita bohong dan mengancam jiwanya.

Suparman, warga Campaka – Purwakarta menjelaskan soal ini kepada eNPe.com siang tadi (19/5/20) usai membuat Laporan Polisi (LP) di Polres Purwakarta.

“Untuk gugatan ke Bupati, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RS Bayu Asih ada strategi khusus. Intinya kami jamin siapa yang bersalah bakal dihukum setimpal baik pidana maupun perdata,” jelas Agus Supriyanto, SH pengacara pelapor.

“Mereka menyebar berita bohong soal status saya yang katanya kabur dan positif Corona. Mereka juga mengancam akan mengusir saya. Makanya saya laporkan secara Pidana di Polres Purwakarta,” jelas Suparman.

Menurutnya, dalam BAP akan terseret banyak pihak, misalnya Kades Cijaya. “Bahkan bisa juga Tim Gugus Tugas, karena ini kasusnya sudah merambat ke mana-mana,” jelas Suparman.

Langkah ini, menurutnya, ia tempuh karena dalam kasus ini pihaknya sangat dirugikan. “Secara sosial saya sudah dikucilkan, mau diusir dari tempat tinggal saya. Nama baik saya juga hancur karena mereka menyebar ke medsos seolah saya lari dari Bayu Asih. Saya juga kehilangan pekerjaan gara-gara ini. Akan saya tuntut keadilan, saya tidak peduli,” jelasnya.

Suparman melaporkan kasus ini didampingi pengacara Agus Supriyanto SH. “Dalam laporan itu ada lima yang digugat dengan pasal UU ITE. Mereka adalah Kepala Puskesmas Campaka Endang Saepudin, Ust Sandang atau Jaro Sakir, Mila Karmilawati atau Milla Coco,” jelas Agus.

Terlapor lain, menurut Agus, adalah Prabu Tarman atau Nurjaman dan Ketua Gibas Sektor Campaka Boyan. “Mereka di FB mengancam saya bahwa saya tidak punya hak tinggal di Campaka dan harus keluar dari Campaka,” jelasnya.

Terkait gugatan ke Bupati, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RS Bayu Asih, pengacara pelapor Agus Supriyatna, SH menyatakan ada strategi khusus untuk menggugat mereka. “Tapi maaf kami belum bisa jelaskan sekarang,” jelas Agus.

Intinya, menurut Agus, pihaknya menjamin bahwa yang bersalah akan mendapat hukuman yang setimpal. “Baik secara pidana maupun perdata,” jelas Agus.

SATU PASIEN POSITIF CORONA SEMBUH

Di tempat terpisah, dr Deni Darmawan, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Purwakarta menyatakan ada satu pasien positif Corona sembuh.

“Dari 21 orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, satu di antaranya¬† dinyatakan sembuh. Alhamdulillah, ada yang sembuh lagi sebanyak satu orang,” jelas Deni.

Secara kumulatif, menurut Deni, jumlah yang terkonfirmasi positif hingga hari ini totalnya 26, dan telah dinyatakan sembuh enam orang. “Menyisakan 20 orang yang masih dalam perawatan tim medis,” kata Deni.

Untuk warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), menurutnya, jumlahnya masih sama seperti hari kemarin yaitu sebanyak 26 orang. “Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tinggal 14, berkurang sembilan dari hari sebelumnya 24 orang. Hari ini yang masih dalam proses pengawasan sebanyak 14 orang,” ujar mantan Wakil Direktur RS Bayu Asih ini. (ril/PU).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close