Head LineKriminalPemda

BUPATI ANNE AKHIRNYA LIBURKAN SEKOLAH SAMPAI 12 HARI, UNTUK CEGAH MEWABAHNYA CORONA DI PURWAKARTA

PEJABAT DINKES SALING LEMPAR TANGGUNG JAWAB

PURWAKARTA (eNPe.com) – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika akhirnya memutuskan untuk meliburkan semua anak sekolah selama 12 hari. Libur ini, berdasarkan surat edaran Bupati mulai Senin 16 Maret sampai 27 Maret 2020.

Bupati mengambil langkah ini, untuk mencegah kemungkinan penularan Corona pada satuan Pendidikan di Kabupaten Purwakarta. Surat edaran bernomor 443.1/936/disdik ditujukan kepada Kepala PAUD Negeri dan Swasta, Kepala SD Negeri dan Swasta, Kepala SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Purwakarta.

“Sampai berita ini diturunkan, Direktur Utama BLU RS Bayu Asih Agung D Nataatmadja masih enggan menjelakan soal dugaan korban corona dari Purwakarta itu.”

Bupati mengambil keputusan itu berdasarkan surat edaran Mendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona pada Satuan Pendidikan. “Ini salah satu cara pencegahan Corona di Kabupaten Purwakarta,” jelas Anne.

Dalam surat itu, Bupati menghimbau dan meminta agar sekolah mempedomani langkah-langkah berikut;

  1. Meniadakan pembelajaran di Sekolah mulai 16 Maret sampai 27 Maret 2020.
  2. Para peserta didik melaksanakan pembelajaran di rumah masing-masing secara terstruktur, dengan perencanaan, bimbingan dari guru dan pemantauan orang tua serta dapat melakukan konsultasi secara daring.
  3. Menghimbau kepada orang tua agar selama libur anak djaga tidak bepergian ke tempat keramaian.
  4. Menghimbau kepada guru dan siswa untuk melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), dengan cara mencuci tangan dengan sabun.
  5. Bagi pendidik dan tenaga kependidikan tetap beraktivitas seperti biasa.

SALING LEMPAR TANGGUNG JAWAB

Sebelumnya beredar kabar bahwa di Purwakarta sudah ada satu orang korban Corona yang kemudian langsung dirujuk ke RS Hasan Sadikin. Hingga kini kebenaran berita ini masih simpang siur.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Purwakarta Rudi Hartono akhirnya meminta agar media ini menghubungi Kasi Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) di Dinkes Pemkab Purwakarta Dr Meysera.

ARTIKEL SERUPA  KEJARI PURWAKARTA AKAN PERIKSA APDESI TERKAIT DUGAAN PENYIMPANGAN DANA DESA

Tapi saat Dr Meysera dihubungi untuk menjawab kebenaran berita itu, pihaknya malah melempar persoalan itu ke atasannya, Kabid P2P Dinas Kesehatan Dr Elita Sari.

Ketika Elita dimintai penjelasannya soal itu, Ia malah melempar soal ini ke Bupati. “Yang berhak menjelaskan soal ini adalah Bupati. Tunggu saja surat edaran Bupati,” ujarnya menghindar.

Ketika persoalan ini disampaikan ke Rudi, Ia akhirnya menyatakan,”Yang wajib menjawab mestinya Bidang terkait,” jelasnya. Direktur Utama BLU RS Bayu Asih Agung D Nataatmadja sampai berita ini turun juga belum menjelaskan apapun soal korban Corona dari Purwakarta ini. (ril/PU)

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *