BisnisHead LineKomunitas

BUMDes CIAWI WANAYASA, GANDENG PT RAJA SENGON INDONESIA BANGUN PABRIK PENYULINGAN PALA

DALAM TIGA TAHUN BUMDes AKAN TUMBUH, KUAT DAN MANDIRI

WANAYASA (newspurwakarta.com) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ciawi, Kecamatan Wanayasa Purwakarta telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Raja Sengon Indonesia (RSI). MoU itu, menurut satu Direksinya, diteken untuk mengembangkan pabrik minyak Atsiri berbahan baku Pala dan Sereh Wangi.

DIREKTUR BUMDes CIAWI SYAHRUL BUJIMAN

Direktur Keuangan PT RSI Sa’id Jamaluddin Badar menyatakan hal itu kepada newspurwakarta.com akhir pekan lalu (30/3). “Dengan BUMDes Ciawi kita ada tiga fokus program bisnis. Pertama adalah membangun pabrik minyak atsiri berbahan baku Pala dan Sereh Wangi. Kedua, produksi baby fish untuk memasok beberapa resto di Purwakarta, dan ketiga budidaya ikan nila untuk memasok bibit nila ke Keramba Jaring Apung (KJA) di waduk Jatiluhur,” jelasnya.

MoU antara BUMDes Ciawi dengan PT RSI ditandatangani pekan lalu, oleh Direktur BUMDes Ciawi Syahrul Bujiman dan Direktur Utama PT RSI G. Soewano.

Sementara itu Direktur BUMDes Ciawi Syahrul menambahkan, MoU ini diatur dalam komposisi saham BUMDes sebesar 40% dan PT RSI sebesar 60%. “Tiga tahun yang akan datang ketika bisnis BUMDes sudah stabil, maka saham BUMDes menjadi 85% dan PT RSI sebesar 15%,” jelas Syahrul.

Pada tahap awal, menurut Syahrul, kita akan bangun pabrik penyulingan minyak atsiri berbahan baku Pala. “Ini karena potensi Pala di Ciawi dan Wanayasa besar,” jelasnya.

Pada tahap selanjutnya, menurut Syahrul, adalah menanam Pala sebanyak-banyaknya dan sereh Wangi. “Ini agar pasokan bahan baku lebih terjamin. Sehingga bisnis minyak Pala ini bisa berkelanjutan. Insya Allah bulan depan pabrik minyak Pala sudah bisa berproduksi,” jelasnya.

Syahrul menambahkan, ada empat hal yang diberikan oleh PT RSI kepada BUMDes Ciawi. “Kita seminggu sekali diberi ilmu terkait bisnis. Kedua, PT RSI juga menjamin pasar dari produk-produk yang dikembangkan BUMDes. Ketiga, perusahaan perkebunan ini juga melakukan pendampingan bisnis. Dan keempat, mendatangkan investor jika diperlukan untuk mengembangkan bisnis lanjutan,” jelasnya.

BANGUN KARAKTER BISNIS

Sementara itu Sa’id menambahkan PT RSI tidak serta merta mau berkolaborasi dengan BUMDes, sebelum mereka kita bangun karakter bisnisnya. “Tanpa bangun karakternya, menanamkan investasi di BUMdes itu berisiko,” jelasnya.

Maka dari itu, menurut lulusan IIUM Malaysia ini, tiap minggu selama 2,5 bulan PT RSI memberi materi bisnis kepada tim BUMDes. “Materi bisnis itu antara lain soal spiritualitas bisnis, karakter bisnis, bagaimana menumbuhkan bisnis dan skill bisnis,” jelasnya.

Setelah itu, menurut Sa’id, baru secara bersama-sama merumuskan sektor bisnis yang akan dikembangkan, sesuai dengan potensi bisnis setempat. “Kita mengembangkan minyak atsiri karena di Ciawi banyak Pala dan Cengkeh. Sementara sektor perikanan kita kembangkan karena sumber air di Ciawi begitu melimpah. Banyak sekali kolam belum produktif secara optimal,” jelasnya.

SOLUSI BAGI BUMDes

Kolaborasi antara PT RSI dengan BUMDes adalah solusi bagi pemberdayaan BUMDes agar mandiri dan kuat. “Kita membuka diri untuk bekerjasama dengan BUMDes manapun. Berbagai pelatihan bisnis yang kita kembangkan itu gratis,” jelas Sa’id.

Rata-rata BUMDes itu, menurut Sa’id, punya modal. Tapi ada dua problem yang mereka hadapi. “Pertama, dengan modal yang ada bingung mau mengembangkan bisnis apa. Kedua, punya modal dan sudah ada bisnisnya tapi tidak mampu menumbuhkan bisnis itu,” jelasnya.

Problem ini, menurut Sa’id, yang kita urai dengan berbagai pelatihan bisnis. “Kalau pengelola BUMDes sudah punya karakter dan skill bisnis yang bagus, maka mereka akan mampu merumuskan sendiri bisnis mana yang akan dikembangkan. Kalau sudah seperti itu, maka posisi PT RSI hanya pendampingan dan menjamin pasar saja,” ujar lulusan sarjana IT ini.

Sebagaimana diketahui, PT RSI dalam setahun terakhir telah mengembangkan sayap bisnisnya di sektor konsultan. “Terutama fokus untuk mengembangkan BUMDes agar bisnisnya bisa mandiri, profit, kuat, ada cashnya, sustain dan bertumbuh. Kalau BUMDes kuat, maka ekonomi desa akan kuat. Itulah kenapa PT RSI memandang penting untuk bermitra dengan BUMDes-BUMDes. Bagi BUMDes yang berminat untuk kolaborasi bisa hubungi kami di saluran whatsapp : 0817422383,” jelas Sa’id. (ril/PU).

BERITA TERKAIT BISA DIKLIK DI : rajasengon.com.

 

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *