Head LineKriminalPemda

BESOK, SIDANG PERTAMA, GUGATAN TERHADAP BUPATI ANNE OLEH MANTAN KADES SUKATANI FARID RIDWAN

SITUBULEUD (eNPe.com) – Besok Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta menggelar sidang pertama gugatan kepada Bupati oleh mantan Kades Sukatani. Menurut pengacara penggugat, karena Bupati berlatar belakang ibu rumah tangga, maka dia tidak paham soal hukum. Seolah SK Pengangkatan Kades Sukatani Asep Sumpena tidak ada masalah.

DEDEN SUPRIYATNA, SH

Deden Supriyatna SH, pengacara penggugat Bupati Anne Ratna Mustika menegaskan itu kepada eNPe.com semalam (31/9). “Farid Ridwan, sebagai kades yang sah secara hukum diberhentikan begitu saja. Perlu diingat bahwa Farid itu bukan Plt Kades. Tapi dia adalah produk hasil Pilkades antar waktu. Jadi jangan dianggap masalah selesai begitu saja,” jelas Deden.

Ia menambahkan bahwa Bupati mestinya memberi kompensasi akibat kebijakannya itu. “Farid dalam kasus ini telah dirugikan baik secara moril maupun materiil. Maka dari itu kita gugat Bupati agar semuanya menjadi jelas,” ungkap Deden.

Kasus ini berawal ketika 2016, Kades Sukatani Asep Sumpena diduga menyalahgunakan dana desa. Saat itu, Dedi Mulyadi sebagai Bupati langsung memecat Asep tanpa terlebih dahulu membuktikan kesalahan Asep.

Pada 2017, Bupati Dedi menetapkan Farid Ridwan sebagai Kades Sukatani hasil Pillades antar waktu. Berdasarkan SK Bupati Dedi No 141.1/Kep.763-DPMD/2017, Farid ditetapkan sebagai Kades Sukatani peroide 2015-2021.

Dalam perjalanannya, Asep Sumpena menggugat ke PTUN atas pemecatan dirinya. Dan Asep berhasil memenangi gugatan itu dari tingkat PTUN, kemudian banding ke PT TUN dan sampai ke MA.

Akhirnya, Bupati Anne Ratna Mustika, sebagai Bupati baru kemudian melantik Asep Sumpena sebagai Kades Sukatani.Pengangkatan itu berdasarkan SK Bupati No 141.1/Kep.444-DPMD/2019 pada 9 Agustus 2019.

Setelah pengangkatan Asep, menurut Deden, posisi Farid diabaikan begitu saja. “Maka dari itu, demi tegaknya keadilan, klien kami memutuskan untuk menggugat secara perdata,” jelasnya.

ARTIKEL SERUPA  PEMKAB PURWAKARTA DIDUGA POTONG TUNJANGAN ESELON II DAN III UNTUK ZIS SECARA ILEGAL

Pengacara Asep Sumpena, Agus Supriyanto! SH pernah menjelaskan, kasus ini tidak akan menjadi rumit kalau Dedi Mulyadi tidak terburu-buru memecat Asep. “Mestinya Inspektorat mengaudit dulu dugaan korupsi Asep. Hasil audit Inspektorat itu bisa dijadikan alasan untuk pemecatannya. Tapi itu tidak dilakukan DM. Sehingga kebijakan DM bisa dikalahkan ke PTUN,” jelas Agus.

Sepanjang Bupati Anne menjabat, gugatan Farid ini adalah gugatan kelima terhadap Bupati Anne. Menurut Deden ini terjadi karena Bupati memang tidak paham soal hukum. “Sehingga kebijakannya rawan gugatan,” jelasnya. (ril/PU).

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker