Head LinePemdaPolitik

BARU SEKALI TERJADI, BIAYA PERJALANAN KE LUAR NEGERI KADISNAKERTRANS TITOV FIRMAN DICORET ANAK BUAHNYA

DINILAI BERPOTENSI KORUPSI

PURWAKARTA (newspurwakarta.com) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Purwakarta melakukan perjalanan dinas mendadak keluar negeri. Tapi pengajuan biaya itu dicoret anak buahnya karena dinilai berpotensi korupsi.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Disnakertrans Pemkab Purwakarta Wusmin Tambunan menceritakan itu kepada newspurwakarta.com kemarin (15/5). Wusmin adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dewan Pengupahan Daerah, di mana Titov telah membuat laporan pertanggung jawaban ke pihaknya.

“Saya coret pengajuan Kepala Dinas karena berpotensi manipulatif. Saya tidak ada toleransi terhadap korupsi. Dari pada berisiko buat saya, lebih baik saya coret pengajuan kepala dinas ini,” jelasnya.

WUSMIN TAMBUNAN

Wusmin menyatakan dokumen pengajuan anggaran pengganti perjalanan dinas ke luar negeri yang diajukan Titov sebesar Rp 49.800.000.

Menurutnya, alasan pencoretan pengajuan penggantian anggaran perjalanan dinas ke luarnegeri itu bisa menjadi masalah. Pasaplnya, di dalam daftar pelaksanaan anggaran (DPA) tercantuma anggaran perjalanan dinas dalam dan luar daerah.

“Saya khawatir kalau tidak dicoret bisa menjadi masalah karena anggaran dipergunakan tidak sesuai peruntukannya,” kata Wusmin.

Ia mengatakan kalau alasan kepala dinas dan staf pergi ke luarnegeri untuk menyelesaikan masalah pesangon buruh PT Il Jun Sun yang kolaps tidak masuk akal. Lantaran, PT Il Jun Sun oleh pengadilan niaga sudah dinyatakan pailit.

“Mau ngapain lagi berangkat ke Korea Selatan mengurus pesangon buruh PT Il Jun Sun, wong sudah dinyatakan pailit,” jelasnya.

Apalagi, kata Wusmin Tambunan, pada perjalanan dinas ke Korea Selatan itu, Kadisnakertrans tidak membuat resume hasil kunjungannya itu.

INSPEKTORAT MESTI PERIKSA

Pihaknya mengharapkan inspektorat untuk menyelidiki perjalanan dinas Kadisnakertrans dan dua orang staf ke luar negeri karena menyangkut keuangan negara.

ARTIKEL SERUPA  SRIKANDI LASKAR NKRI BAGI-BAGI TAKJIL

Sementara itu, Kadisnakertrans Titov Firman ketika dihubungi  lewat sambuangan whatsapp tidak merespon pertanyaan yang diajukan media ini.

Sebelumnya, pengangkatan Titov Firman sebagai Kepala Diasnakertrans Pemkab Purwakarta dinilai oleh Wusmin Tambunan cacat hukum. Untuk menyikapi kasus ini, Wusmin telah melaporkan Bupati ke KPK, Komite ASN Pusat dan Mendagri. 

Wusmin bahkan akan membawa kasus ini ke PTUN. “Pengangkatan Titov itu cacat secara hukum, karena itu sampai di manapun akan saya lawan. (nur/PU).

Tags

Related Articles

Beri Komentar :

Your email address will not be published. Required fields are marked *