Head LinePemda

BUPATI ANNE : ‘BANSOS PROVINSI MULAI DIBAGIKAN KE 48 RIBU KK, SEBELUM LEBARAN HARUS SELESAI.”

PASIEN DENGAN STATUS PDP MENINGGAL LAGI, TOTAL 14 ORANG

PURWAKARTA (eNPe.com) – Bantuan Sosial (Bansos) dari Provinsi, menurut satu pejabat Pemkab Purwakarta sudah bisa didistribusikan ke warga hari ini. Bupati meminta agar pembagian ini selesai sebelum lebaran.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menegaskan itu kepada sejumlah media kemarin (14/5/20). “Dari yang kita ajukan sebesar 45 ribu KK, yang disetujui Pemprov Jabar 48 ribu KK. Pembagian ini mesti selesai sebelum lebaran, paling lama H-1,” jelas Anne.

“Jumlah pasien dengan status PDP yang meninggal bertambah satu orang. Jadi total PDP yang meninggal mencapai 14 pasien.” (Jubir Gugus Tugas dr. Deni Darmawan).

Pihaknya menambahkan, bantuan ini diberikan kepada masyarakat terdampak Pandemi Covid-19. “Jadi kita mulai distribusikan hari ini,” jelasnya.

Bantuan ini, ujar Anne, akan didistribusikan melalui PT Pos Indonesia dan ojek online yang ditunjuk menyalurkan bantuan langsung ke rumah warga. “Harus sebelum lebaran selesai disalurkan. PT Pos kemarin menyampaikan H-1 lebaran semua sudah terdistribusi,” katanya.

Anne menambahkan, Pemkab Purwakarta mengajukan 45 ribu kepala keluarga (KK) untuk mendapatkan bansos dari Pemprov Jawa Barat. “Bansos ini dibagikan melalui dua kategori yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non DTKS,” jelasnya.

Sesuai data Dinsos, menurut Bupati, Bansos dari Provinsi Jawa Barat ada dua kategori DTKS. “Yang DTKS sudah terlebih dahulu sebanyak 1.720 KK. Hari ini tadi ada kategori Non DTKS itu 25.336 KK dari ajuan kami masuk ke sistem 48 ribuan,” tuturnya.

Ia mengatakan Bansos ini harus disalurkan warga di 192 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Purwakarta. Oleh karena itu ia berharap,”Penyalurannya bisa didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang mencukupi.

PASIEN PDP SATU ORANG MENINGGAL LAGI

Secara terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Purwakarta dr. Deni Darmawan menyatakan bahwa ada satu pasien dengan status PDP meninggal dunia. “Jadi sampai sekarang total PDP yang meninggal mencapai 14 orang,” jelasnya.

Sementara warga dengan status ODP juga bertambah dua orang, dari 108 menjadi 110 warga. “Sementara pasien dengan status PDP juga bertambah satu orang menjadi 25 pasien. Sedangkan yang terkonfirmasi positif Corona juga bertambah satu orang menjadi 21 pasien,” jelas Deni.

Pihaknya berharap masyarakat tetap tenang dan bersabar menghadapi wabah Corona ini. “Tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, jaga kebersihan dan rajin cuci tangan. Juga jaga jarak sosial dengan masyarakatnya,” jelas dokter Deni. (ril/PU).

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close