Head LineKriminalPemda

ANGGARAN Rp 9 MILIAR UNTUK TAJUG GEDE CILODONG DIDUGA BERMASALAH

DEWAN TANYA SOAL ITU, KEPALA ULP TIDAK BISA JAWAB

PURWAKARTA (eNPe) – Diam-diam, Bupati gelontorkan anggaran pengadaan untuk masjid Tajug Gede Cilodong sebesar Rp 9 miliar. Ketika Komisi A DPRD pertanyakan soal itu Kepala ULP tidak mampu menjelaskan.

Dalam pertemuan yang digelar antara Komisi A DPRD Purwakarta dengan Kepala ULP yang baru Yogi Kus Suprayogi awal Mei lalu, dengan agenda utama mempertanyakan anggaran pengadaan itu.

Fitri Maryani dari Partai Gerindra saat itu langsung mencecar soal itu kepada Kepala ULP Yogi.

AGUNG WAHYUDI (kiri) MESTI JELASKAN SOAL ANGGARAN ITU

“Setahu saya pembangunan dan anggaran untuk Tajug Gede sudah selesai semua, ini kenapa tiba-tiba muncul anggaran baru sebesar Rp 9 miliar?” tanya Fitri saat itu.

Yogi yang mendapat cecaran pertanyaan itu tidak mampu menjelaskan. “Saya pejabat baru, saya tidak tahu soal itu,” jelasnya.

Menurut Fitri, Pemkab perlu menjelaskan untuk apa dana sebesar Rp 9 miliar ini.”Pemakaiannya mesti jelas,” katanya.

ZAMAN AGUNG WAHYUDI

Penelusuran media ini ke beberapa pengusaha di Purwakarta menunjukan bahwa lelang yang diduga fiktif ini terjadi di era Kabag ULP dijabat oleh Agung Wahyudi. Kini Agung telah naik jabatan menjadi Kepala Dinas Kimpraswil.

Ketika Agung Dikonfirmasi soal ini baik melalui sambungan whatsapp dan sms, pihaknya tidak merespon. Pertanyaan yang dikirim eNPe.com hanya dibaca saja. Agung lebih suka menghindar.

Sejak pembangunannya, masjid Tajug Gede Cilodong ini penuh masalah. Masjid yang dibangun oleh perusahaan milik Wakil Bupati Haji Aming ini menyisakan banyak dugaan korupsi.

Hasil liputan mendalam eNPe.com beberapa waktu lalu menujukkan bahwa sejak tender, proyek ini diduga sudah diatur-atur pemenangnya. Padahal waktu itu, perusahaan milik Haji Aming tidak memenuhi syarat administratif.

Hingga kini, masjid itu belum diaudit oleh BPKP. Mesjid yang selalu memicu polemik publik kini diam-diam mendapat gelontoran dana sebesar Rp 9 miliar. (tor/KDR).

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *